Thursday, 24 April 2014

Khasiat Ajaib Madu

Sumber gambar: dari sini


Sejak dahulu madu dikenal kaya manfaat. Ada banyak sekali manfaat madu untuk kesehatan dna kecantikan. Rasanya yang manis dan unik membuat sebagian orang tidak terlalu menyukainya jika dikonsumsi secara langsung. Padahal madu memiliki kandungan nutrisi alami yang tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh. Madu mengandung flavanoid, antioksidan, serta probiotik yang sangat alami. Ada sekitar 600 senyawa yang terkandung di dalam madu yang membuat madu memiliki berbagai manfaat yang berkaitan dengan kesehatan tersebut. Berikut ini beberapa keajaiban khasiat madu untuk tubuh kita.
Mengobati luka
Madu memiliki khasiat menyembukan luka ringan atau luka bakar karena adanya kandungan hidrogen peroksida yang dapat melawan infeksi. Hidrogen peroksida mampu menyerap semua kotoran dan cairan dari luka. Setelah melakukan penyerapan, madu menghentikan pertumbuhan mikroorganisme dan bakteri akibat infeksi. Madu juga memiliki kandungan zat antiinflamasi sehingga dapat membantu mengurangi rasa sakit.
Mengobati penyakit mulut
Penyakit eriodontal gingivitis atau pembengkakan pada gusi dapat diatasi dengan pemberian madu. Anda dapat mengoleskan madu pada gigi dan gusi lalu diamkan beberapa menit. Selain itu, madu juga dapat membantu mengurangi bau mulut.
Menyehatkan Kulit
Madu juga mampu mengatasi berbagai masalah pada kulit. Mengkonsumsi madu secara rutin dapat membantu menyehatkan karena kandungan berbagai zat yang berfungsi sebagai antijamur dan bakteri.
Mengatasi anemia
Anemia atau darah rendah dapat membuat tubuh menjadi lemah. Anda dapat mengatasinya dnegan cara memenuhi kebutuhan zat besi yang hilang di dalam darah. Madu mampu membantu memulihkan anemia.
Meningkatkan nafsu makan anak
Kandungan Vitamin B yang terdapat dalam madu dapat membuat anak menjadi lebih aktif dan energik. Selain itu, madu juga dapat menjaga daya tahan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Mengobati radang tenggorokan
Madu yang dikonsumsi secara langsung atau dicampur dengan air lemon terbukti efektif dalam mengobati radang tenggorokan dan batuk.
Sediakan madu di kotak obat Anda dan konsumsilah secara rutin setiap hari agar tubuh cantik dan sehat.

Tuesday, 22 April 2014

Expired Food Is it safe?

We often underestimate the expiration date on a food product or due to the condition of the food is still good. Indeed, as we rarely read or hear the news about the mass poisoning due to consumption of expired products purchased at the store or market. Consumers are at most only a letter of complaint because the newspaper through product purchased was already expired, defective, or damaged. The expiration date is the information from the manufacturer to the consumer, which states limit or time limit the use of the most good ( quality ) and safest ( health ) of a food or beverage product. This means the product has only consumed eligibility until the deadline. If the product is consumed after the expiration date or even past the expiration date will be harmful to health. Writing an expiration date on food products is usually placed after writing expiration date ( the expiration date ) or Best used before ( well used before ), a code indicating the date, month, year. How penulisannnya often vary, eg in the form of code : 031 214 , abbreviated : December 3, 14 , or complete : December 3, 2014. Inclusion of an expiration date on the packages are usually directly related to the product, on the cap and neck of the bottle, or on the lid and bottom of the can.Therefore, we must carefully seek out let and read the expiration date. Products particularly from overseas often display hints with some terms that can cause confusion . Suppose there until the term Display, Sell by, Use by, or Best before. The most important thing you notice is the term Use by. Never try to consume products that have passed after the date shown by the writings Use. If you come across a product that was sold after that date passes and still sold, please let the seller immediately to withdraw the product from sale. In contrast to the term Best before. Products that have passed this date may still be consumed but it is not as fresh or as good if consumed before date stamped. But keep in mind, there are some products that are harmful if taken past the date of Best before. Suppose eggs that have passed the Best before date will be dangerous because eggs can contain Salmonella bacteria. Use by the term is usually used for products that have a short expiration period, such as pasteurized milk products, soft cheeses, and prepared foods. While the term is often used to Best before the products that have longer survival, such as frozen food, canned food, or dry food. While the term Sell -by and display until commonly used by certain stores to remind the sales staff about the time when they had to withdraw the product from sale. Thus, this term does not always exist on the products sold. Sell products that cross the line by actually well over the limit has not sold during the Use by or Best before.

Monday, 21 April 2014

Membuat Sabun Sederhana

Sabun mandi kini banyak dijual dengan berbagai merek, bentuk, dan aroma. Harganya pun relatif tidak terlalu mahal. Namun tidak ada salahnya, kita membuat sabun mandi sendiri yang nantinya dapat dijadikan sebagai ide bisnis. Berikut ini resep membuat sabun dengan menggunakan lima jenis minyak yang sangat bermanfaat untuk kulit, antara lain minyak zaitun, minyak kedelai, minyak kelapa, minyak sawit dan minyak castor, dan beeswax (lilin madu). Untuk aromanya ditambahkan Vanilla fragrance, sedangkan untuk pewarna gunakan pewarna herbal agar hasilnya bersifat alami. Warna cokelat akan dihasilkan secara alami keluar dari sabun itu sendiri. Sabun ini akan mengandung gliserin alami yang sangat bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit, serta mencegah kulit menjadi kering. Berikut resepnya. Alat dan Bahan: a. Panci stainless steel b. Termometer c. Cetakan d. Plastik atau kertas lilin e. 284 g minyak kelapa f. 284 g minyak sawit g. 904 g minyak zaitun h. 204 g NaOH i. 480 g air j. 40 g pewangi k. Pewarna herbal dari ekstrak tanaman, seperti daun suji Cara pembuatannya: 1. Campurkan NaOH dengan air, dengan cara memasukkan NaOH ke dalam air agar tidak meletup. Oleh karena NaOH merupakan bahan kimia yang reaktif dan korosif, gunakan baju lengan panjang, kaca mata pelindung, masker, dan sarung tangan karet saat mereaksikannya. Apabila terkena mata, NaOH akan mengakibatkan kebutaan. Jika terkena kulit, akan mengakibatkan rasa terbakar. Sediakan larutan cuka untuk mengantisipasi apabila kulit terkena cairan NaOH. Lakukan reaksi di ruangan terbuka, misalnya di taman. Jauhkan hidung saat mereaksikan larutan ini agar udara yang keluar dari larutan ini tidak terhirup. 2. Diamkan larutan tersebut hingga suhu turun menjadi sekitar 45 derajat celcius. 3. Setelah larutan mencapai suhu 45 derajat celcius, panaskan minyak sebentar dan jaga agar suhu minyak dan larutan NaOH sama yaitu 45 derajat celcius. Panci yang digunakan harus stainles steel, bukan alumunium atau seng karena alumunium mudah korosif jika terkena larutan alkali. 4. Masukkan larutan NaOH ke dalam minyak, aduk hingga rata dan berubah mengental. Gunakan stik blender agar campuran cepat mengental. 5. Pada saat sabun sudah mulai mengental, tambahkan pewangi dan pewarna. Campur hingga rata. 6. Tuang adonan sabun ke dalam cetakan yang telah dialasi plastik atau kertas lilin. Manfaatkan barang yang ada untuk digunakan sebagai cetakan, misal wadah makanan dari plastik. 7. Tutup bagian atas hasil cetakan dengan plastik, lalu tutup permukaan plastik dengan kain tebal. 8. Diamkan hasil cetakan selama 24 jam agar proses saponifikasi berjalan sempurna. 9. Keluarkan sabun dari cetakan lalu potong-potong sesuai selera. 10. Keringkan sabun di tempat berventilasi selama 4 hingga 6 minggu dan sabun siap dipakai. Mudah, bukan? Cobalah membuatnya dan mungkin Anda dapat mengembangkannya menjadi home industri yang menambah penghasilan.

Monday, 9 December 2013

Tanya Jawab Kimia

Dikatakan sulit, materi kimia tidaklah terlalu sulit. Dibilang mudah, soal-soal kimia membutuhkan pemikiran dan konsentrasi saat mengerjakannya. Halaman ini dikhususkan untuk teman-teman, terutama adik-adik yang masih duduk di bangku SMA untuk berbagi pertanyaan dan syukur-syukur ada yang berkenan memberikan jawaban... let's discuss...

Soal pertama sebagai pemanasan, yuk didiskusikan...

Zio terkapar tak bernyawa di ruang kerjanya.Mulutnya melepuh. Pembantu yang melihat kejadian itu terkejut, karena jamu kunyit yang disediakannya di meja berubah menjadi kuning lebih cerah. Di atas meja kerja Zio tesebut juga ditemukan botol kosong dan tulisan yang disimpulkan oleh penyidik merupakan sandi yang sengaja dituliskan oleh Zio yang kemungkinan merasa curiga dengan seorang saudara yang mengincar hartanya jika dia mati. Pada kertas tersebut tertulis empat baris.
Baris pertama: garis vertikal, garis horizontal, garis vertikal
Baris kedua: 

Δ (gambar segitiga), O (gambar lingkaran)
Baris ketiga: 1,  21
Baris keempat: 13, 1, 18, 9, 1
Sementara, di rumah tersebut sedang berkumpul saudara-saudara Zio berturut-turut Mario (40 tahun), Erick (37 tahun), Maria (30 tahun), dan Simon (21 tahun). Siapakah yang memiliki dugaan paling kuat membunuh Zio? Bagaimana kejahatan tersebut dilakukan?










Monday, 8 July 2013

9 Trik Membuat Soal Valid

Sumber gambar: dari sini



Ketika saya sedang terlena dalam pekerjaan membuat soal, tiba-tiba sebuah pertanyaan terlintas di benak saya. Kenapa tidak saya tulis tentang cara membuat soal yang valid dan tepat, ya? Bukankah pengalaman ngubek-ubek soal dari 2007 hingga sekarang tentu memberikan banyak pelajaran pada saya mengenai cara membuat soal yang baik? Oke, kiranya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat soal yang valid dan tepat terutama bagi para guru dan pembuat jasa membuat soal. Simaklah rahasia berikut.
Pada saat saya masih duduk di bangku SD, jika saya tidak paham terhadap soal yang saya kerjakan terutama untuk soal cerita, saya cenderung memilih jawaban yang paling panjang. Jika pembuat soal masih menggunakan trik bahwa jawaban soal merupakan pilihan jawaban yang paling panjang, berarti soal bersifat konvensional dan kurang menjebak. Berikut beberapa pembenahan dalam pembuatan soal.
  1.Terdapat larutan berikut.
  1)      Na2CO3
  2)      NaCN
  3)      NH4Cl
  4)      CH3COONa
  5)      KCl
      Pasangan garam yang bersifat basa ditunjukkan oleh nomor....
    a.       1) dan 2)
    b.      2) dan 3)
    c.       3) dan 4)
    d.      3) dan 5)
    e.      4) dan 5)
Soal kurang adil karena ada option yang disebutkan 3 kali, ada yang hanya 1 kali. Soal tersebut seharusnya:
Terdapat larutan berikut.
   1)      Na2CO3
   2)      NaCN
   3)      NH4Cl
   4)      CH3COONa
   5)      KCl
Pasangan garam yang bersifat basa ditunjukkan oleh nomor....
   a.       1) dan 2)
   b.      1) dan 3)
   c.       2) dan 5)
   d.      3) dan 4)
   e.      4) dan 5)

2. Sebanyak 25 ml larutan basa LOH 0,1 M dititrasi dengan 20 ml larutan asam HX. Konsentrasi larutan asam HX adalah...M.
      a.      0,075
      b.      0,08
      c.      0,01
      d.      0,125
      e.      0,25
Jawaban dari soal tersebut d. 0,125. Dalam membuat pilihan jawaban, yang perlu diperhatikan biasanya jawaban merupakan sesuatu yang sering muncul. Trik ini merupakan trik yang sering digunakan para pembuat soal. Cara menjawab soal dengan tipe demikian, pertama kali yang harus dilakukan adalah dengan membuang sesuatu yang frekuensi munculnya lebih sedikit. Pada soal tersebut, angka yang berupa angka seperseratus seharusnya cukup 2 saja, sedangkan angka yang sepersepuluh seharusnya dibuat 3.
3.  Data percobaan pH beberapa larutan sebagai berikut.
Larutan
pH Awal
pH dengan penambahan sedikit


Basa
Asam
1)
5,60
6,00
5,00
2)
5,40
5,42
5,38
3)
5,20
5,25
5,18
4)
8,20
8,80
7,80
5)
9,20
9,06
8,70
Larutan yang mempunyai sifat penyangga adalah….                  
a. 1)
b. 1) dan 4)
c. 2) dan 3)
c. 3) dan 4)
d. semua benar
Pilihan jawaban tersebut kurang proporsional. Jika hendak diberikan pilihan jawaban hanya satu saja maka sebaiknya ada dua pilihan jawaban yang memberikan pilihan hanya satu saja dengan imbuhan kata “saja”. Pilihan jawaban “semua benar” sebaiknya dihindari.
4.   Berikut ini yang bukan merupakan unsur golongan IIA, kecuali....
Soal tersebut termasuk soal negatif ganda. Soal negatif ganda tidak diperbolehkan dalam aturan penulisan soal.
5.   Menurut pendapat Anda, apakah yang menyebabkan gempa bumi terjadi secara beruntun di Pulau Jawa?
      Soal tersebut mengandung unsur ketidakpastian. Soal seharusnya: Mengapa gempa bumi terjadi secara beruntun di Pulau Jawa?
6.   Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi!
      Soal tersebut meminta jawaban lebih dari satu. Jika soal meminta jawaban lebih dari satu, sebaiknya ditunjukkan dengan jelas. Soal seharusnya: Sebutkan empat faktor yang memengaruhi laju reaksi!
7.   Soal sebaiknya tidak beruntun. Kalimat soal tidak boleh bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
8.   Jika kalimat soal disertai ilustrasi (gambar, grafik, tabel, atau diagram), ilustrasi tersebut harus jelas dan berfungsi.
9.   Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka tersebut atau kronologis waktunya.
Demikian, beberapa kaidah soal yang harus diperhatikan, agar soal yang kita buat tidak dikatakan soal asal-asalan.